Purbalingga – Komunitas RadioStar UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Workshop yang bertempat di Aula Lantai 2 Fakultas Dakwah Kampus 2 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto pada Jumat 24 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema FREKUENSI (Forum Kreativitas, Edukasi, dan Koneksi Suara Inspirasi) sebagai ruang belajar sekaligus wadah pengembangan keterampilan mahasiswa dalam bidang penyiaran radio.

Workshop ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa mengenai dunia keradioan, khususnya teknik siaran dan produksi program. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk melatih kemampuan berbicara di depan publik, membangun kepercayaan diri melalui aktivitas siaran, serta membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, dan praktisi radio agar tercipta ekosistem komunikasi yang produktif dan berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi oleh General Manager RadioStar, Citra Purnamasari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mencoba dan menemukan potensi diri.
“Workshop ini kami hadirkan bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang untuk mencoba, ruang yang memberi kesempatan bagi siapa saja untuk mengenal, mengasah, bahkan mungkin menemukan potensi yang selama ini belum sempat disadari. Saya berharap teman-teman tidak hanya membawa pulang pengetahuan, tetapi juga keberanian untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Zulian Dwi Cahyo, dalam sambutannya mengajak peserta untuk memaksimalkan kesempatan yang ada selama workshop berlangsung. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengenal dunia penyiaran.

Kegiatan ini menghadirkan praktisi penyiaran, Febrionik Rudyono, yang akrab disapa Bang Onic sebagai pemantik utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa siaran radio bukan sekadar berbicara, melainkan tentang bagaimana menyampaikan pesan agar didengar, dipahami, dan diingat oleh pendengar. Untuk menjadi penyiar profesional, seseorang perlu menguasai teknik vokal, kemampuan interpretasi naskah, improvisasi, serta melakukan persiapan yang matang sebelum siaran melalui latihan dan evaluasi secara konsisten.
Bang Onic juga menyampaikan bahwa setiap penyiar harus mampu membangun karakter suara yang menjadi ciri khas di udara. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta dengan bahwasannya setiap suara memiliki karakter dan tempatnya sendiri.
“Every voice has a stage and this is yours. Setiap suara memiliki panggungnya masing-masing.”
Selain itu, ia juga memberikan tips sederhana untuk mengukur kepercayaan diri saat berlatih siaran, yaitu dengan berlatih vokal di depan cermin. Menurutnya, jika seseorang masih merasa malu melihat dirinya sendiri saat berlatih, maka itu menandakan bahwa ia belum sepenuhnya siap tampil di depan banyak orang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan siaran dan produksi konten radio secara kreatif, meningkatkan kepercayaan diri dalam public speaking, serta memperkuat identitas RadioStar sebagai media komunikasi kampus yang profesional. Selain itu, workshop ini juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dan jaringan yang bermanfaat bagi pengembangan diri mahasiswa maupun komunitas penyiaran di lingkungan kampus.