Perkuat Kapasitas Jurnalis Muda, LPM SAKA Gelar MAPTA 2025 di Purbalingga

PURBALINGGA – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SAKA sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Anggota Baru (MAPTA) sebagai langkah awal mencetak jurnalis kampus yang kompeten dan berintegritas. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 13–14 September 2025 ini, bertempat di Kantor Kelurahan Karangsentul, Purbalingga.

 

 

Acara dibuka secara resmi mulai pukul 08.00 WIB dengan dihadiri oleh seluruh pengurus dan 20 peserta yang merupakan jurnalis muda LPM SAKA 2026. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Ketua Pelaksana dan Pimpinan Umum LPM SAKA.

 

 

Untuk membekali para peserta, MAPTA 2025 menghadirkan tiga narasumber yang ahli di bidangnya:

  1. Oki Edi Purwoko, M.Si. (Pembina LPM SAKA) memaparkan materi fundamental mengenai Jurnalistik Dasar.
  2. Ade Arifin Yusuf, S.Sos. (Demisioner LPM SAKA) memberikan pendalaman terkait teknik Penulisan Opini.
  3. Pandika Adi Putra, S.Sos. (Demisioner LPM SAKA) mengulas materi krusial mengenai Mitigasi Peliputan dan Etika Jurnalistik.

Tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, para peserta juga diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka ditantang untuk melakukan wawancara dengan narasumber riil dan menyusun berita secara cepat dan akurat sebagai bentuk implementasi teori yang telah didapatkan.

 

Ketua Pelaksana, Titani Sekar Wulan, dalam sambutannya menekankan pentingnya aspek kekeluargaan dalam organisasi pers mahasiswa.

“Melalui MAPTA ini, besar harapan kami untuk dapat mempererat silaturrahmi dan rasa kekeluargaan sebagai keluarga besar LPM SAKA,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Salsabil Alifia selaku Pimpinan Umum LPM SAKA menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis.

“MAPTA menjadi wadah bagi calon jurnalis muda untuk menambah wawasan baru tentang dunia kejurnalistikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas relasi mereka dengan bertemu teman-teman dari berbagai program studi di Fakultas Dakwah dan Saintek,” jelas Salsabil.

 

Melalui kegiatan ini, 20 jurnalis muda LPM SAKA berhasil memperoleh pemahaman mendalam mengenai etika profesi dan teknis peliputan. Output utama dari MAPTA ini adalah kesiapan para anggota baru untuk terjun langsung ke lapangan dalam mengawal isu-isu terkini di lingkungan kampus maupun masyarakat luas dengan memegang teguh kode etik jurnalistik.