Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) menggelar kegiatan Gerakan AKSARA Goes to SLB Purbalingga pada tanggal 21–22 Mei 2026 di SLB Negeri Purbalingga. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi praktik langsung bahasa isyarat yang sebelumnya telah dipelajari oleh para volunteer dan panitia Gerakan AKSARA. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa terdapat teman-teman yang menggunakan cara komunikasi berbeda, yakni melalui gerakan tangan atau bahasa isyarat.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kesadaran masyarakat agar lebih aware dalam berkomunikasi dengan teman-teman disabilitas yang memiliki kemampuan luar biasa. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, dibuka langsung oleh Kepala SLB Negeri Purbalingga serta diisi sambutan dari HMPS KPI. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan tanpa membedakan cara berkomunikasi.

Rangkaian kegiatan pada hari Kamis dan Jumat dilaksanakan dengan susunan acara yang sama. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama yang dipandu oleh HMPS KPI. Setelah itu, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang diisi oleh volunteer dan didampingi langsung oleh panitia HMPS KPI untuk membangun interaksi yang lebih dekat dengan siswa-siswi SLB.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi melukis bersama seniman Banyumas yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas. Para peserta tampak antusias menuangkan imajinasi mereka melalui karya seni yang dibuat bersama. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan reward kepada peserta dengan lukisan terbaik. Tidak hanya itu, kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi pembuatan konten bersama yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan antara volunteer, panitia, dan siswa SLB.

Salah satu volunteer, Olivia Hisnaeni Pradipta, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan AKSARA bukan hanya memberikan pengalaman terjun langsung ke lapangan, tetapi juga mengajarkan arti komunikasi dan empati yang sesungguhnya.
“Dari Gerakan AKSARA ini, aku belajar kalau komunikasi terbaik itu bukan cuma lewat kata-kata, tapi juga lewat tindakan nyata dan empati yang tulus. Pulang dari kegiatan ini hati rasanya penuh walaupun fisik juga terasa capek,” ujar Olivia.
Melalui Gerakan AKSARA Goes to SLB Purbalingga, HMPS KPI berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran sosial serta memperkuat semangat komunikasi inklusif di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.