Hadapi Disrupsi AI, LPM Saka UIN Saizu Ingatkan Pentingnya Akurasi Berita

PURWOKERTO, – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Saka sukses menggelar talkshow jurnalistik bertajuk “Beyond Viral: Menjaga Independensi, Akurasi dan Etika Jurnalistik di Era AI” yang dilaksanakan pada Kamis (17/9/26) di Aula Pertemuan Kampus 2 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Agenda ini diselenggarakan untuk merespons masifnya perkembangan kecerdasan buatan (Aritificial Intelligence) yang mulai mendisrupsi dunia pencarian berita.

Ketua LPM Saka, Nur Kholifah, mengungkapkan bahwa tantangan pers mahasiswa saat ini semakin berat. Menurutnya, jurnalis kampus kini dituntut tidak sekadar mengejar konten viral, melainkan harus kokoh dalam menjaga akurasi data.

“Tantangan terbesar bagi kita pers mahasiswa harus benar-benar memilah mana konten yang perlu kita ulik secara faktual mana yang tidak, di era sekarang ini apapun bisa dibuat oleh AI.” ujar Nur Kholifah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Rizki Adzkia, menjelaskan bahwa talkshow ini bertujuan membentengi mahasiswa dari sebaran hoaks. Di era digital, verifikasi informasi menjadi keahlian yang mutlak dikuasai.

“Etika jurnalistik sangat penting di era saat ini karena kita tidak boleh menjadi jurnalis yang asal-asalan tapi kita juga harus mencari berita yang valid dan terpercaya” ungkap Ayu Dya Pramesthi selaku peserta.

Acara di Aula Pertemuan Kampus 2 UIN Saizu tersebut ditutup dengan harapan besar agar materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam karya-karya jurnalistik mahasiswa, sekaligus menjadi evaluasi bagi panitia untuk menyajikan seminar yang lebih baik lagi di tahun depan.